LOGO Menhut 2
logo TNLL
3

WEBSITE RESMI BBTNLL

Ikuti juga sosial media kami

Diam bibendum nullam quis, placerat mattis ultrices, rutrum porttitor posuere sit curae amet cubilia quam, ante velit pretium.

Interdum nullam est, aliquam consequat, neque sit ipsum mi dapibus quis taciti. Ullamcorper justo, elementum pellentesque gravida quisque.

Peringati HKAN 2026, BBTNLL Laksanakan Aksi Pemulihan Ekosistem Pascabencana Bersama Para Pihak

Kamarora – Sigi, 10 Agustus 2026 – Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2026 di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Senin (10/8). Mengusung tema “Konservasi Alam: Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian alam dan memulihkan ekosistem pascabencana.

Kegiatan diawali dengan mengikuti pembukaan HKAN Tahun 2026 secara virtual yang dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Pemulihan Ekosistem secara serentak oleh Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni. Dalam laporan kegiatan, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Prof. Dr. Setyawan Pudyatmoko, S.Hut., M.Sc., menyampaikan bahwa peringatan HKAN menjadi momentum untuk semakin memperkuat keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia. Tantangan konservasi ke depan tidak dapat dihadapi oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak.

Gerakan ini dilaksanakan oleh UPT Direktorat Jenderal KSDAE di berbagai wilayah. Di Sulawesi Tengah, BBTNLL melaksanakan Aksi Pemulihan Ekosistem berupa penanaman pohon di wilayah Kecamatan Nokilalaki yang terdampak gempa bumi pada 16 Juni 2026. Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat 24 titik longsor di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu yang terdampak. Pemulihan dilakukan melalui kolaborasi BBTNLL bersama UPT Kemenhut Sulteng, Pemerintah Kabupaten Sigi, Dishut Prov Sulteng, TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, Desa dan Masyarakat serta Guru dan pelajar SDN Kamarora dan Kadidia. Sebagai bagian dari Gerakan Pemulihan Ekosistem, dilakukan penanaman pada areal seluas 1 hektar di Desa Kamarora A sebanyak 75 bibit jenis nantu – salah satu jenis tumbuhan khas Sulawesi dan 100 batang bambu serta dilakukan pembagian jenis bibit produktif sebanyak 180 bibit. Tujuan penanaman ini adalah mengembalikan vegetasi, memperkuat struktur tanah, serta memulihkan fungsi ekosistem.

Penanggung jawab berita :
Kepala Bagian Tata Usaha, Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu

Website : https://bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id/
YouTube : Balai Besar TN Lore Lindu
Facebook : Taman Nasional Lore Lindu
Instagram : bbtn_lorelindu
Tiktok : https://www.tiktok.com/@bbtn_lorelindu