{"id":4875,"date":"2025-05-27T14:58:00","date_gmt":"2025-05-27T14:58:00","guid":{"rendered":"http:\/\/172.16.3.64\/?p=4875"},"modified":"2026-04-26T06:04:06","modified_gmt":"2026-04-26T06:04:06","slug":"kepala-bbtnll-menjadi-narasumber-kegiatan-simulasi-dan-mitigasi-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/index.php\/2025\/05\/27\/kepala-bbtnll-menjadi-narasumber-kegiatan-simulasi-dan-mitigasi-bencana\/","title":{"rendered":"Kepala BBTNLL menjadi Narasumber Kegiatan Simulasi dan Mitigasi Bencana"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) hadir dan berpartisipasi aktif dalam Kegiatan Simulasi dan Mitigasi Bencana Alam yang diselenggarakan oleh Lembaga Pecinta Lingkungan Hidup (LPLH) Watu Mputi pada Selasa, 27 Mei 2025 di Desa Bobo. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBTNLL yang juga menjadi narasumber utama dalam sesi materi pertama. Turut mendampingi beliau, hadir Kepala Bidang Teknis Konservasi, Kepala Bidang PTN Wilayah II serta Kepala Seksi PTN Wilayah IV<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"781\" src=\"http:\/\/172.16.3.64\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Kegiatan-Simulasi-dan-Mitigasi-Bencana-1-1024x781.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-4877\" srcset=\"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Kegiatan-Simulasi-dan-Mitigasi-Bencana-1-1024x781.png 1024w, https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Kegiatan-Simulasi-dan-Mitigasi-Bencana-1-300x229.png 300w, https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Kegiatan-Simulasi-dan-Mitigasi-Bencana-1-768x586.png 768w, https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Kegiatan-Simulasi-dan-Mitigasi-Bencana-1-1536x1172.png 1536w, https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Kegiatan-Simulasi-dan-Mitigasi-Bencana-1.png 1687w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran strategis dalam penanggulangan bencana, diantaranya Kepala Desa Bobo, Camat Palolo, Perwakilan Stasiun Klimatologi Kelas 1, BPBD Kabupaten Sigi dan Perwakilan KOREM 132\/Tadulako. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, instansi teknis dan masyarakat dalam membangun ketangguhan wilayah terhadap ancaman bencana, khususnya disekitar kawasan konservasi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada hari kedua kegiatan (28 Mei 2025) akan diadakan simulasi kesiapsiagaan bencana alam. Konservasi bukan hanya soal menjaga alam, tetapi juga menjaga keselamatan dan masa depan bersama. Diharapkan kegiatan ini bukan hanya simbolik namun merupakan bentuk nyata dari kepedulian dan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana alam di kawasan sekitar Taman Nasional Lore Lindu dan menjadi pelaku utama dalam mitigasi dan respons bencana<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber : BPTNW II \u2013 Humas Balai Besar TN Lore Lindu<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) hadir dan berpartisipasi aktif dalam Kegiatan Simulasi dan Mitigasi Bencana Alam yang diselenggarakan oleh Lembaga Pecinta Lingkungan Hidup (LPLH) Watu Mputi pada Selasa, 27 Mei 2025 di Desa Bobo. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBTNLL yang juga menjadi narasumber utama dalam sesi materi pertama. Turut mendampingi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4876,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-4875","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"blocksy_meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4875","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4875"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4875\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4878,"href":"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4875\/revisions\/4878"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4876"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4875"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4875"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbtnlorelindu.ksdae.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4875"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}